Select language : EN | BH
Hubungi kami di
Gleneagles Hospital
Hubungi kami di
Mount Elizabeth Orchard
Mount Elizabeth Orchard
Gleneagles Hospital

Apakah Kista & Abses Hati?

Abses adalah kumpulan cairan kental atau nanah. Penyebabnya adalah organisme bakteri, parasit, dan atau jamur yang menyebar dari saluran pencernaan. Sedangkan nanah adalah sel-sel darah putih, sel-sel mati, dan bakteri yang terbentuk ketika tubuh kita melawan infeksi. Abses biasanya disertai pembengkakan dan peradangan di sekitar organ hati, menyebabkan rasa sakit dan bengkak di perut.

Berbeda dengan abses, kista tidak memiliki nanah. Umumnya berkembang secara kebetulan atau kongenita. Prevalensi eksaknya tidak sulit diprediksi. Sebagian besar penderitanya didiagnosis di atas usia 40.

Ada beberapa jenis kista hati yang dikenal di dunia medis. Di antaranya:

Kista sederhana. Kista jenis ini—umumnya—bersifat genetik, tumbuh di sepanjang epithelium kantung empedu (cairan dalam kista terbentuk kembali pasca aspirasi atau penyedotan). Mayoritas kista jenis ini tunggal, diasosiasikan dengan gejala seperti: ketidaknyamanan, nyeri, dan kembung di bagian atas perut. Meski demikian, menurut penelitian, hanya 5% pasien yang mengalami gejala-gejala di atas. Sebagian besar pasien tidak menyadari, sehingga tidak melakukan tindakan apa pun.

Kista kompleks. Kista jenis ini dapat disertai selaput dalam kista, mungkin juga mempunyai nodul-nodul di sepanjang dindingnya. Karakteristik ini dibutuhkan untuk menentukan jenis kista yang diderita pasien. Kista ini juga dapat bertransformasi menjadi kanker.

Polikistik Penyakit Hati (PCLD/PLD). Lazimnya, kista ini bersifat genetik atau bawaan lahir. Selain itu, umumnya, terkait dengan sindroma polikistik ginjal yang mengalami mutasi gen SEC63, PRKCSH, PKD1 atau PKD2. Gejala yang mungkin dirasakan pasien adalah rasa sakit di perut dan sisi kanan tulang rusuk.

Kista neoplastik. Dikenal dengan nama Cystadenoadenomas atau cystadenocarcinomas, kista jenis ini cukup langka. Pasien mungkin merasakan gejala, mungkin juga tidak. Kalaupun merasakan, gejalanya samar-samar, seperti: perut kembung, terasa penuh, dan merasa mual. Jika kista membesar, pasien mungkin mengalami rasa sakit di perut. Umumnya, kista jenis ini mengandung cairan empedu, berbeda dengan kista sederhana yang berisi cairan bening.

Kista hidatidosa. Penyebabnya adalah kutu parasit yang dikenal sebagai Echinococcus granulosus. Kutu jenis ini terdapat pada anjing, serigala, dan karnivora lainnya. Mereka menularkan penyakit lewat kotoran, berbentuk telur dan larva. Masuk ke pembuluh darah mesenterik dan saluran gastrointestinal manusia. Melewati organ hati untuk melengkapi siklus hidup. Kasus kista ini ditemui pada orang yang memelihara anjing, beternak sapi atau domba.

Gejala Umum Abses Hati?

Gejala yang mungkin dirasakan pasien abses hati, antara lain: demam, menggigil, muntah, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, lemah, rasa sakit di organ hati, urine kecoklatan, dan penyakit kuning. Jika tidak diobati, abses hati dapat berdampak fatal.

Komplikasi Abses Hati?

Komplikasinya mencakup:

  • Infeksi berat
  • Pecahnya abses
  • Abses subfrenik
  • Penyebaran infeksi ke organ lain (otak, prostat, dan lain-lain)
  • Gagal hati

Bagaimana Menyembuhkan Abses Hati?

Antibiotik: Pada tahap awal, dokter sering menyarankan pengobatan ini. Waktu yang dibutuhkan mencapai satu hingga dua bulan.

Drainase: Bagi pasien yang memiliki abses hati piogenik berukuran besar, dapat menjalani prosedur drainase dengan bantuan CT scan atau ultrasonografi. Operasi pembedahan mungkin diperlukan, terutama bila jumlah absesnya banyak, atau abses berukuran lebih dari 5 cm.

Terapi tambahan: Beberapa tindakan yang dapat membantu penyembuhan pasien adalah pemberian nutrisi dan asupan cairan yang cukup. Karena sering tidak menunjukkan gejala, banyak pasien yang tidak mengetahui dirinya telah terkena kista hati.

Mereka umumnya baru tahu setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Tentu saja ini berbahaya, mengingat beberapa jenis kista berpotensi menjadi kanker. Sebelum terlambat, segera periksakan diri Anda sekarang juga.

Dr Victor Lee Tswen Wen

Senior Consultant Surgeon
MBBS (Singapura), FRCS (Edinburgh), MMed (Bedah), MSc (Bioinformatika),
FAMS (Bedah Umum)

Dr Victor Lee adalah dokter bedah yang berpraktik di Rumah Sakit Gleneagles Singapura dan Rumah Sakit Farrer Park. Spesialisasinya meliputi operasi besar organ hati, kandung empedu, saluran empedu dan pankreas. Dia juga menguasai teknik invasive minimal seperti laparoskopi untuk kantong empedu, operasi hernia dan juga teknik microwave ablasi untuk pasien yang tidak cocok untuk operasi terbuka.

Perawatan untuk kondisi hepatobilier,yang mempengaruhi hati dan kantong empedu,merupakan penanganan kompleks dan membutuhkan keahlian khusus untuk menangani secara efektif.

Untuk konsultasi atau mendapatkan penanganan, silahkan hubungi klinik kami di 6737 8878 atau kirim pesan kepada kami di sini.
Kesehatan anda adalah prioritas kami dan kami akan segera menghubungi Anda.

Top